JAKARTA — Pemimpin Redaksi (Pemred) Tabloid Obor Rakyat, Setyardi Boediono, menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor di Bareskrim Polri. Dia mengklaim telah menunjukkan dasar berita yang diterbitkan di Tabloid Obor Rakyat saat diperiksa.
Menurutnya, berita mengenai Jokowi yang digarapnya bukanlah sebuah fitnah dan telah banyak beredar baik di media cetak atau pun media online. “Narasumber saya itu ada semuanya. Yang saya tulis itu sudah beredar di media massa, baik cetak atau online. Semuanya sudah ada,” tambahnya.
Hari ini, Setyardi Boediono memenuhi panggilan Bareskrim untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor. Namun, saat diwawancara Setyardi enggan menjelaskan materi pertanyaan penyidik Bareskrim. “Lebih susah dari soal UMPTN, lebih susah dari soal UAN,” ujarnya seraya berseloroh.
Sebelumnya, Bareskrim telah menjadwalkan pemeriksaan pada Kamis (19/6/2014). Namun, Setyardi tak memenuhi panggilan tersebut dengan alasan sedang menjalani cuti sehingga tak menerima surat panggilan yang dikirimkan ke kantor.
Terima kasih telah berkunjung. Jangan lupa promosikan dan terus kunjungi adamamaterasu.blogspot.com :D
Nantikan postingan selanjutnya!!
